PERTANYAAN WAWANCARA BEASISWA LPDP DAN JAWABANNYA Tips dan Trick

Batch 1, jadwal interview 25 Februari 2016

Hi, kali ini saya akan menjabarkan bagaimana saya menjawab interview pada tes subtantif beasiswa LPDP batch 1 tahun 2016 yang saya ikuti pada tanggal 24-25 Februari 2016 lalu.

Di post sebelumnya  di Sini ,  saya telah memberikan sedikit gambaran mengenai wawancara. Jadi, di post yang ini saya mendetail menjelaskan interview saja. Untuk detail situasi seleksi subtantif bisa dibaca di Sini .

Pada saat sesi interview, saya datang dengan membawa berkas saya . Ketika telah tiba didepan meja interview, saya langsung menyalami  interview dengan menundukkan kepala.  Kemudian mereka mempersilakan saya duduk. Interviewer pertama seorang-bapak-bapak yang duduk di tengah menghidupkan recorder dan membuka interview dengan memperkenalkan dirinya, kemudian mempersilakan 2 interviewer lain memperkenalkan diri mereka. Yang menginterview saya 2 orang bapak-bapak dari ITB dan seorang ibu  psikolog dari UI.  Kemudian bapak yang yang duduk ditengah langsung menanyai saya dengan pertanyaan berikut:

 

PERTANYAAN INTERVIEWER 1

  1. “tell us about yourself”

“my name is fakinah Nailan edward. I passionate in built environment, designing, construction especially in planning. I used to work in conceptualiazing design idea. I consider my calling is to help people to have a better place for living, not only affordable but also beautiful, comfortable, clean, accessible and difable friendly. I spend my time learning about it by doing volunteering research in city mapping, heritage mapping, tsunami mapping. I would love one day I can continue my dream to pursue higher education in this field, this scholarship will be a dream maker and turning point in my life.”

 

*pada bagian ini interviewer tidak ingin mendengar hal-hal yang telah tercantum di CV-mu, atau hal-hal sepele seperti kamu tinggal di Banda Aceh di jalan Jaya Raya, atau kamu anak ke-2 dari 5 bersaudara, atau kamu cumlaude IPK 4,5. Kalau kamu menyebutkannya, interviewer bisa saja menginterupsi dengan mengatakan “ I have known that from your CV” lalu kamu akan mati gaya. Pada pertanyaan ini interviewer ingin mendengar hal yang tidak tercantum di CV, dan berbeda dari applicant-applicant lainnya. dan ini merupakan interview beasiswa, jadi sebutkan impianmu kenapa beasiswa ini penting untukmu. Tapi jangan juga terlalu emosional, seperti mengatakan kamu dari keluarga tidak mampu dan segala macam. Karena interviewer juga menilai sosok applicant dari seberapa taft dia.

 

  1. “what make you special to receive this scholarship/ what differes you from other applicants”

“I know that you have met here many great talents or  ones that similarl to me, they all have desire to become proffesionals and represent theirself, city, as well as our country later, on the  world scene of higher educations. however, not all of us can make it and will make it. while I hope to be one who can make it, I do not want to underestimate anything. I have proven that I can study and work under high pressure and be successful.  I plan to study really hard and did my best to obtain scholarships. The fact that almost all universities I have applied accepted my applications, thus, shows my good qualification.  I believe I have relevant experiences, am responsible, and  a dedicated person.  I believed I am  a suitable candidate for this scholarship. I know that this scholarship is a big investment that you are going to give through my study, for that I will make sure my society will benefit.”

 

* agak sulit dijelaskan, tapi kita harus menjelaskan kenapa kita adalah the one yang patut diberi  beasiswa. Cuma ada dua cara, yang pertama dengan mengatakan bahwa kamu adalah kamu the best of the best (lagi-lagi tentu saja kamu harus punya IPK 4,5 dan tamat 1,5 tahun saja, dan beberapa distinguished achievement), tentu saja saya tidak secemerlang itu, jadi satu-satunya cara adalah dengan menunjukkan adalah saya orang yang berkompenten, dan juga orang yang rendah hati, mudah belajar,  penuh penghargaan, dan tidak lupa untuk balas budi. Pokoknya mereka tidak akan rugi dengan memberikan kamu beasiswa.

* jangan lupa kata-kata  “. I know that this scholarship is a big investment that you are going to give through my study, for that I will make sure my society will benefit”, (tapi jangan mengopi kata-kata yang saya sudah pakai ya). Ketika saya mengatakan kalimat tersebut, ketiga interviewer telah nampak terkesima dan mengangguk-anggukkan kepala, sambil tersenyum tulus. Mereka  tampak senang dengan jawaban saya.

 

  1. . “why do you pick this course subject?”

“Firstly, I have talked to expertises in my field, and they recommended me to take this field. Beside of that, in my home university, a city planning program will be opened this year.

Secondly, in 2012, there was a big case related in real estate and planning in banda aceh, at that time,  a developer would like to build  best western hotel in the available land in the city center right beside the holy mousqe baiturahman. they already  given right to build by the city authority, and has done research on the feasibility of the hotel. however, their calculation wrong, it caused the failure, the wave of rejection in aceh coming too hard, till they have to give up.

so My choice to the study program comes from understanding what skills we are missing in Aceh which is related to my expertise in architecture. Aceh is far behind in terms of development. And here comes the challenges. also I work on the property developer business, many told me to take the study program that expert in real estate, they also told me the situation right now in Aceh that  Many investors are concerned on lack of expertise in property business . in aceh, the pure sector of designing isnt really alive, unless we become a developer and use our own design work. but for developer, we have to face our own problem. for example lack of investment. most developer in aceh is small developer, with very limited capital. many failed, loosing capital for wrong prediction of buying capability , then his market over. big investor even doesnt wanna invest, bcs the lack of expertise in the understanding of real estate market in aceh. 

real estate and planning is crucial for development of city, by having a good understanding, we can create a better place for living and affordable for society. so far we have only zoning system that divided place for each sectors. but there is no integrated area for living that is decent. for simple example, one area of house real estate sud have park for playing, diffable access, and green area, and all sud be counted. thus,  I choose this study program  because I see alot of perspective  and  needs in this field.”

 

*ini adalah salah satu pertanyaan yang paling penting dari seluruh pertanyaan, justifikasimu mengenai study program yang diambil bisa jadi menjadi penentu keberhasilanmu di interview. Hindari memberikan justifikasi yang berbunyi misi-misi pribadi seperti,” saya ingin mengambil program studi ini karena saya merasa kurang dibagian ini ketika masih berkuliah s1, dan saya memang minatnya disitu”. Ini bisa jadi kesalahan fatal. Fokuskan cara menjawab dengan  menempatkan diri bahwa kita adalah pribadi yang akan memberikan manfaat kepada pemberi Beasiswa dan sesuai dengan misi pemberi beasiswa.

 

*pada setiap memberikan jawaban, perlu disebutkan bahwa kamu telah menanyai orang-orang yang ahli dibidangmu, dan mereka menyarankan untuk mengambil bidang ini.  ini bisa menjadi point lebih, memberikan informasi kepada interviewer bahwa kamu tidak sekedar memilih jurusan, tetapi kamu telah  meminta rekomendasi dari orang-orang ahli di bidangnya.

 

*berikan contoh kasus yang menarik, agar interviewer yang bisa jadi memiliki latar belakang berbeda dengan kita dapat memahami manfaat dari ilmu yang akan kita dapat bila kita berkuliah di jurusan tersebut. Pastikan manfaatnya strategis dan tidak klise. Kamu juga bisa memberikan gambaran kontribusi yang nantinya bisa kamu berikan. Tapi tidak perlu hingga menyebutkan yang terlalu wah seperti kamu akan menajdi kontraktor ternama di kotamu, atau kamu akan menjadi bupati  (please dont, super klise), interviewer adalah orang-orang yang sangat realistis dan cerdas, berikan jawaban yang paling masuk akal, contohnya “kamu bisa menjadi konsultan di bidang ini  yang mana masih sangat minim di kotamu, atau kamu akan ikut di lembaga-lembaga dan berkontribusi disana”.

 

 

PERTANYAAN INTERVIEWER 2

  1. “Sudah dapat LOA?” (beliau mengecek LOA-LOA saya yang sudah saya taruh dalam satu bundle berkas.)

“sudah”

 

  1. “Bagaiamana kamu bisa dapat LOA sebanyak ini?”

“saya mengeapply ke the best planning schools di dunia pak, nomor 1 best planning school itu adanya di MIT, nomor 2 di UCL, selanjutnya di melbourne University dan beberapa  Universitas-universitas di australia lainnya pak”

 

  1. “Kenapa kamu tidak ke MIT saja jadinya?”

“realistis saja saya Pak, IELTS saya belum cukup untuk kualifikasi mendaftar di MIT pak”

 

  1. “Bahasa Inggris kamu sangat bagus, tapi bagaimana bisa hanya IELTS 6,5?”

“ketika akan mengikuti tes IELTS, saya belajar sendirian selama 1 bulan. Karena belajar sendirian saya mempelajari semua buku yang ada, dan baru mengetahui di akhir-akhir waktu mana buku yang paling bagus untuk dijadikan panduan. saya masih belajar hingga saat ini” 

*bagaimana saya belajar IELTS dan apa buku belajar IELTS terbaik menurut saya bisa dibaca disini

 

  1. “tapi bahasa inggris kamu sangat fasih, bagaimana kamu belajar bahasa inggris sebagus itu?”

“waktu saya SMP ada seorang yang ahli mengajarkan bahasa inggris kepada kami selama 1 bulan saja, beliau memang orang yang biasanya mengajarkan bahasa inggris di perusahaan-perusahaan. Ada metodenya dengan melafalkan satu bentuk kalimat kedalam 5 bentuk kalimat dan berubah kedalam 15 tenses dalam tenses dalam waktu per detik.” (dan saya pun memperagakan metodenya)

*metode belajar bahasa inggris bisa dibaca disini

 

*lalu interviewer mengangguk-angguk lagi dan tersenyum tulus.  Kemudian beliau menyambung pertanyaan; ada kemungkinan interviewer menanyakan pertanyaan ini untuk mengecek apakah saya menghafal jawaban-jawaban sebelumnya. karena sebenarnya menghafal secara kontan dianggap tidak natural, namun setelah melihat saya mempraktekkan bagaimana saya bisa berbahasa inggris mereka menjadi yakin. membuat list pertanyaan bukan berarti kamu boleh menghafalnya dan menjawab pertanyaan seperti robot atau menghafal UUD, membuat list untuk memudahkan kamu menavigasi jawabanmu, dan tidak melewatkan jawaban terpenting.

 

  1. sudah melihat-lihat kurikulum disana? Dan sudah lihat-lihat profesor yang ada disana untuk membimbing thesis kamu? Dan thesisnya mengenai apa?”

“sudah pak, jujur saja, saya kurang paham mengenai metodologi thesis dan masih sangat terbuka untuk kemungkinan lainnya, karena skripsi saya di arsitektur dulu berupa design project saja. Ini yang saya tulis mengenai “Pengaruh Modal Sosial, Modal Keuangan terhadap  Nilai Tempat”, seperti yang saya ceritakan tadi mengenai kasus investasi komersial yang gagal di aceh, karena berbagai faktor yang menyangkut syariah islam yang sangat kuat di aceh. Untuk investasi di Aceh, faktor kajian syariah dalam investasi musti sangat di perhatikan dalam teknis investasi pembangunan. Disana ada satu orang professor yang ahli dibidang ini, namanya Prof. Yvone Riding.”

*interviewer terlihat sangat puas dan tidak bertanya lagi, “cukup dari saya”

 

 

PERTANYAAN INTERVIEWER 3 (PSIKOLOG)

  1. “apakah kamu pernah jauh dari rumah?”

“pernah, hari ini saya jauh dari rumah” (interviewer saya kaget, dan tersenyum)

“tentu saja bu, yang sederhana saya mengikuti KKN di pelosok, yang paling jauh yakni ke Belanda, mengikuti sebuah research”

 

*pertanyaan ini terdengar sepele, tapi jangan pernah menjawab “tidak” ini akan menimbulkan keraguan dibenak interviewer seperti apakah kamu akan survive di lingkungan yang 180 derajat berbeda nantinya, tentunya pertanyaan-pertanyaan selanjutnya akan lebih tricky. Banyak yang tidak pay attention to details, dan menyepelkan pengalaman-pengalaman jauh dari rumah seperti KKN dan mereka tidak menyebutkannya, dan gagal.

 

  1. “wah ke Belanda, bagaimana kamu beradaptasi disana?”

“tidak ada yang menjadi masalah mengenai adaptasi disana, paling dingin bu.”

 

  1. “Bagaiamana kamu mengatasi dingin?”

“yang masalah mengenai dingin itu hanya ketika dingin disertai angin, yang membuat menusuk tulang. Tapi disana semua fasilitas sudah bagus, kalau dingin langsung masuk ruangan tunggu, misalnya di stasiun, jadi ga ada masalah.”

*kemudian bapak interviewer pertama ikut bertanya,

 

  1. “siapakah tokoh yang paling menginspirasi kamu?

“ibu saya, beliau adalah orang yang kuat”

“kuat angkat yang berat-berat?”

“iya, tentu saja kuat angkat yang berat-berat juga” *interviewer kaget,

“ibu saya orang yang  kuat dan sangat cerdas, beliau tidak pernah berhenti belajar”

“dosen ya?”

“iya”

“oh pantas tidak berhenti belajar, kan memang harus selalu belajar”

“iya, walaupun beliau sudah 50 tahun, semangatnya masih sangat kuat dan muda untuk meraih doktor”

 

*pertanyaan ini sering ditanyakan, karena pertanyaannya general maka kamu bisa menyebutkan siapa saja, namun terkadang pertanyaannya bisa jadi tokoh yang menginspirasi dibidangmu. Jangan sampai salah jawab. Pertanyaan jenis ini sebenarnya digunakan interviewer untuk melihat kamu ingin menjadi seperti siapa, jangan sampai kamu menjawab “ Beyonce pak”, ini akan membuat interviewer bingung, apa kamu mau jadi seperti beyonce? Lalu ngapain sibuk-sibuk nyambung s2.

 

Kemudian ibu psikolognya bertanya lagi

  1. “bagaimana orang-orang biasanya menilai kamu?”

“menurut yang mengrekomendasi, saya seorang pekerja keras”

 

*kadang menjawab pertanyaan jenis ini bisa membingungkan, jadi mengacu pada surat rekomendasi saja.

 

  1. .“apa kelemahan kamu?”

“saya sulit percaya pada orang”

 

*pertanyaan ini bisa jadi menjatuhkan, jadi pilihlah kelemahan-kelemahan kamu dari sekian banyak kelemahan yang sebenarnya kelemahan yang bagus.

 

Interviewer saya tersenyum-senyum semua. Kemudian ibu psikolog bertanya lagi,

 

  1. “pengalaman kerja kamu banyak ya, ada yang kerja jadi interpreter professor, kerja jadi asisten pengawas di PT. Yyyy. Bagaimana kamu bisa mendapatkan pengalaman kerja sebanyak ini?”

“saya bergabung sebagai sekretaris di Laboratorium Design and Model struktur di Kampus, karena lebih seperti komunitas yang sangat aktif dan ramai.  jadi kami sering ditawarkan membantu pekerjaan-pekerjaan diseputar kampus yang sederhana, seperti mendekor pameran universitas. Dari situ saya bertemu banyak orang dan banyak ditawari, misalnya  untuk menjadi interpreter dan fasilitator professor, dan setelah mengikuti tes saya pun lulus. Dari komunitas itu saya mendapat banyak jaringan“

 

  1. “di essay kamu menulis mengenai bisnismu, bagaimana bisnis ini berkaitan dengan beasiswa ini?”

“ di dalam bisnis kita bertemu banyak sekali orang dengan berbagai macam watak yang berbeda yang semua ingin diakomodir, dari situ saya memperoleh soft skil dalam berkomunikasi dan memimpin. Sejalan dengan beasiswa ini yang mencari orang-orang yang kelak menjadi pemimpin muda.”

 

  1. “kalau boleh tau berapa omset nya sebulan?” (pertanyaan jenis ini sering digunakan interviewer dimanapun, unutk mengkonfirmasi apa yang kamu tulis. Contoh pertanyaan lain yang sering digunakan untuk menguji misalnya, kamu menulis menyukai Jazz, maka interviewer akan bertanya siapa tokoh jazz yang kamu suka, jangan sampai kamu menjawab Louis Amstrong yang semua orang juga tau dan semua orang juga suka, sebutkan yang spesifik)

 

10. “bagaiamana kamu memandang dirimu sendiri?”

“saya hanya ingin menjadi orang yang dapat terus berguna setiap harinya, dimanapun saya berada ”

 

kemudian ibu psikolog tersenyum dan menyudahi sesi pertanyaannya. Disambut oleh interviewer kedua yang menutup proses wawancara.

 

“baik, dengan IPK  yang tergolong baik, dan interview hari ini, semoga berhasil dan lancar perkuliahan nanti.”

“salam saya untuk alumni-alumni ITB di sana ya”

“dimana pak, di Aceh?”

“tidak di London”

 

Saya pun beranjak dari kursi saya,berterimakasih dan menyalami satu-satu interviewer dengan menunduk. mengambil berkas yang di atas meja interviewer dan keluar dari ruang aula besar tempat wawancara.

 

 

 

TIPS-TIPS INTERVIEW

  1. Sebelum menghadapi wawancara saya telah menyiapkan list pertanyaan dan jawaban yang akan saya jawab dalam bahasa inggris (seluruhnya diketik rapi dalam bahasa inggris). Seluruh jawaban telah saya pertimbangkan dengan matang per kata, termasuk pertanyaan-pertanyaan yang terlihat sepele, attention to detail sangat penting. Saya menyiapkan keseluruhan jawaban pertanyaan interview selama 2 minggu dengan berbagai review dan revisi
  2. Hal yang sangat membantu saya sebelum menghadapi interview adalah bertemu dengan teman saya yang sesama peserta saat itu, kami membuat sesi tanya jawab pertanyaan-pertanyaan, jadi seperti interview juga. Disitu saya bisa mendengar jawaban-jawaban orang lain, dan dapat memposisikan diri saya berpikir bagaiamana bila saya sendiri adalah seorang interviewernya. Jadi saya mendapat banyak celah dari jawaban-jawaban teman saya yang saya rasa kurang, dan sekaligus memperbaiki terus jawaban-jawaban saya. Tidak perlu ramai-ramai bertemu, berdua saja cukup, agar lebih fokus. Dan bila ada simulasi, jangan lupa ikut simulasi.
  3. Coba rekam latihan interviewmu dengan webcam, kemudian putar balik, dan lihat apakah eye contact kamu fokus, dan apa kamu sudah menjawab dengan sepurna? Kalau belum terus berlatih dan berlatih sampai sempurna.
  4. Jawaban yang paling tepat sepanjang 30 detik sampai dengan 2 menit, jangan lebih dan jangan juga kurang dari itu. Menjawab kurang dari 30 detik, akan menunjukkan kamu tidak memikirkan pertanyaan dan jawaban dengan matang, dan terlihat buru-buru; sedangkan lebih dari 2 menit menunjukkan kamu bertele-tele.
  5. Pada dasarnya interview beasiswa hampir mirip dengan interview pekerjaan, oleh karena itu berlakulah professional.
  6. jangan lupa berkas yang akan diberikan kepada interviewer sudah tersusun rapi, dan LOA-LOA diletakkan di paling atas. untuk membaca mengenai mendapatkan loa baca disini
  7. satu tips terakhir yang hampir saya lupakan, namun ini tidak bisa diaplikasikan untuk semua orang. ada beberapa orang yang penampilan dari sekali lihat looks clean,so  formal, and smart, or a very strong character. yang kadang-kadang can be categorized as  quite intimidating untuk orang lain, atau salah dipersepsikan sebagai over confident atau bahkan arrogant. Karena dalam sebuah interview penampilan adalah segalanya, kalau kamu punya penampilan yang seperti saya sebutkan di atas, dari pada interviewer salah menilai kamu yang sebenarnya berhati mulia, maka datanglah dengan penampilan yang berbeda, yakni humble. kalau menjadi humble juga tidak cocok atau sulit tergambar di wajah kamu, mungkin kamu bisa mencoba menjadi geek. I have tried that, rather than to present myself as a very strong character, I  represented myself as a geek that time.  to make that natural, kadang-kadang untuk terlihat polos you should try to ‘mangap’ a little.

 

Indikator Penilaian Wawancara:

1)Justifikasi/ Argumentasi

2)Penampilan fisik

3)Gerak gerik dan sopan santun

4)Nada suara (tone voice)

5)Rasa percaya diri

6)Inisiatif

7)Kebijaksanaan

8)Daya tanggap dan kerjasama

9)Ekspresi wajah

10)Kemampuan berkomunikasi

11)Sikap terhadap pekerjaan ataupun beasiswa

12)Selera humor

 

 

Yang Jangan Dilakukan:

  • Terlambat
  • Gagal menjaga eye contact
  • Tidak tersenyum
  • Terlalu gelisah
  • Melipat tangan
  • Kelihatan kesal karena menunggu lama
  • Datang asal-asalan
  • Berpenampilan berlebihan
  • Duduk sebelum dipersilakan
  • Meletakkan tas di meja wawancara
  • Membungkuk dan menundukkan kepala
  • Bertopang dagu
  • mengulum permen saat wawancara
  • Membuka/memulai percakapan wawancara kerja
  • Memotong pembicaraan saat diwawancarai
  • Melebih-lebihkan diri
  • Membual
  • Mengkritik diri sendiri
  • Mengkritik dan menjelekkan atasan anda yang sekarang atau yang lama
  • Memberikan informasi yang tidak relevan
  • Memberikan kesan bahwa anda sangat membutuhkan
  • Bertanya yang sekedar tanya
  • Emosional atau mudah tersingung
  • Menunjukkan kesan tidak sabar

 

Yang Perlu dilakukan

  • Berdoa sebelum wawancara
  • Datang lebih awal
  • Bersikap yakin dan optimis
  • Tenang
  • Mempersiapkan sertifikat, diploma, dan surat-surat penghargaan yang dimiliki
  • Tersenyum secara wajar ,tetapi jangan tersenyum terus menerus
  • Berpakaian rapi dan sopan
  • Tunggu sampai dipersilakan duduk atau minta izin duduk
  • Tunjukkan kemampuan diri anda , namun jangan berlebihan
  • perhatikan dan pahami setiap pertanyaan pewawancara dengan baik
  • Bicaralah dengan jelas dan tegas
  • Atur nada suara dengan tepat
  • Tunjukkan minat/ketertarikan dan kesungguhan anda dalam terhadap apa yang interviewer katakan
  • Bersikaplah jujur dan langsung

 

Berikut juga saya lampirkan list pertanyaan dan jawaban yang saya buat untuk persiapan wawancara saya sendiri waktu itu. list ini tidak sempurna karena hanya untuk penggunaan pribadi LIST SOAL INTERVIEW DAN JAWABAN- KIKYEDWARD  dan juga beberapa list pertanyaan beasiswa internasional dari berbagai sumber yang saya pernah pelajari SOAL-SOAL WAWANCARA INTERNASIONAL – KIKYEDWARD

*tulisan ini hanya didasarkan pada pengalaman dan pemahaman saya saja, bila ada yang salah mohon dikoreksi. best luck untuk semua!

 

*NOTE: pertanyaan dalam interview beasiswa bisa sangat-sangat beragam, mungkin yang saya hadapi bisa jadi sangat berbeda dengan yang akan kamu hadapi.

 

Common-Non-verbal-Mistakes-Made-During-Job-interviews-u23e66.jpg

sumber: http://blogs.brighton.ac.uk/lr190/2016/03/09/common-non-verbal-mistakes-made-during-job-interviews/

Baca Juga:

BLOG SCROLL BELAJAR PERSIAPAN SELEKSI SUBTANTIF BEASISWA LPDP dan SI

STEP BY STEP DETAIL MENDAPATKAN LOA UNIVERSITAS LUAR NEGERI by Kiky Edward

PANDUAN LULUS MASUK BERBAGAI UNIVERSITAS DUNIA DAN BEASISWA SEKALI TEMBAK ALA KIKY EDWARD

Panduan Mendaftar Universitas Swedia dan Beasiswa Penuh Swedish Institute Part 1

Panduan Mendaftar Beasiswa Penuh Swedish Institute Study Scholarship (SISS) part 2

Belajar IELTS Cepat ala Kiky Edward

IELTS WRITING TASK 2 FOR DUMMIES

FASIH BAHASA INGGRIS DALAM 14 HARI

SITUASI TES SUBTANTIF LPDP BATCH 1 2016 Wawancara – Essay On The Spot – LGD

TOPIK-TOPIK EOTS (Essay on The Spot) & LGD LPDP Batch 1 2016

Tips LGD BEASISWA LPDP 2016

Q&A ABOUT SCHOLARSHIP WITH KIKY EDWARD

LINK BEASISWA INTERNASIONAL FULLY FUNDED

Jadwal Beasiswa-Beasiswa Internasional

STEP BY STEP DETAIL MEMBUAT VISA TIER 4 STUDENT UK SENDIRI

MEMBUAT SERTIFIKAT BEBAS TBC UNTUK PROSES VISA UK

ULTIMATE CHECKLIST FOR UNIVERSITY LIFE