Konten Terpopular Blog ini, Aku Hapus

#plagiarism on #IGReels

Hai teman-teman, ini post pertama aku di tahun 2022. Sudah lama banget ya. Beberapa tahun ini aku disibukkan dengan pekerjaanku membangun bisnis pendidikan yang aku kerjakan dengan sepenuh hati. Hampir semua produk disana baik review hingga kelas online yang baru terbit, merupakan proses update lebih mendalam dari konten Kiky Edward ini yang aku kurasi cari-cari informasi selama setahun lebih. Jadi memang benar-benar dalam banget. Tanggapan studentku juga luar biasa positif selama dua tahun berjalan. Sangking semangatnya aku sampai lupa dengan blog ini.

Namun hari ini ingin mengabari bahwa konten-konten paling trending di kikyedward.com ini aku hapus sementara. Seperti konten panduan mendapatkan beasiswa sekali tembak, konten IELTS ala Kiky Edward, dsb. Hal ini dari lubuk hati aku yang paling dalam aku mengalami dilema setelah melihat konten-konten blog ku di plagiasi habis-habisan oleh influencer pendidikan di instagram. Bukan kali pertama, tapi ini kali ke-3.

Aku membuat materi-materi di kikyedward.com ini sepenuh hati ikhlas free untuk yang membutuhkan, sedangkan si mbaknya mengkormesialisasikan kata demi kata di IG reels, dan claim kalau itu ala beliau.

Aku menemukan konten si mbaknya dari explore instagramku sendiri, ketika aku lihat reelsnya, aku langsung terkejut itu materi-materiku, mulai dari file excel jadwal belajar IELTS yang aku buat sendiri dan warnain sendiri, hingga kata-kata yang aku tulis, di kopi begitu saja. Ketika orang buat semuanya sendiri, dari buat file-file belajar, ketik kata-katanya semua sendiri, susun materi blog ini berhari-hari, tentu saja aku ingat dengan detil dan jelas. Konten pertama yang aku temukan mengenai panduan tembus beasiswa sekali tembak ala kiky edward, dan reelnya ini dengan judul yang sama tetapi di klaim ala nama mbak influencer 60k ini. Reelnya ini menampakkan step by step persis seperti yang aku sebutkan di blog, dengan kata-kata yang sama, bahkan menampakkan file jadwal IELTS yang aku buat dan warnai beberapa tahun lalu. Tapi di klaim milik beliau. Aku sudah coba komentar bahwa aku terkejut melihat reel ini secara halus banget, biar mbaknya ga kena negative feedback orang dan saling jaga perasaan aja. Untuk sebagai inspirasi boleh banget, aku sudah biasa melihat materi blog ini diolah berkali-kali jadi materi-materi bisnis pendidikan atau study abroad yang booming dan dikomersialisasikan, tapi aku terkejut kalau sudah jadi awardee mengkopi kata per kata, dan klaim milik orang lain, tapi menaruh kredit saja ga mau.

Ketika aku lihat reel pertama tsb yangg reach puluhan ribu orang, aku perlu seharian buat melupakan reel itu. Karena I really don’t know how I feel about it.

Kalau aku boleh jujur, sejak pertama kali blog ini booming, dan dipakai ribuan orang sebagai referensi, banyak juga segelintir orang yang tidak setuju adanya blog seperti ini. Katanya aku membuat proses seleksi beasiswa semakin susah saja atau justru membuat beasiswa jadi salah menyeleksi awardee yang karbitan (tentu saja aku tidak ingin hal ini). Waktu itu aku agak terkejut mendengarnya, bahwa niatku bisa salah diartikan. Hal ini pertama kali aku dengar sekitar 5 tahun lalu. Tapi waktu itu aku merasa aku masih membantu orang-orang yang membutuhkan, yang tidak punya dana atau kecarian sana-sini bingung harus mulai dari mana. Karena cuma satu tujuan dari blog ini ditulis secara komplit, aku ingin teman-teman lainnya merasakan berkat pendidikan berkualitas dan pengalaman studi di luar negeri yang bagiku itu pengalaman yang mengubah pandangan hidup menjadi lebih konstruktif.

Setelah sebelumnya melihat influencer yang mengopi dan klaim konten blog ini, dan komentarku tidak digubris. Hari ini aku melihat lagi jenis reel IG lainnya yang kembali mengopi dan klaim konten blog ini lagi namun untuk materi IELTS. Totalnya sudah 3 yang dikopi dan klaim menjadi ala nama si mbaknya. Tulisannyapun beberapa tidak mau pusing, langsung kopi saja kata-kataku, tidak paraphrase atau menggunakan kata-kata sendiri.

Ini membuat aku bertanya-tanya dalam hati mengenai kritik-kritik dari orang yang kurang setuju blog ini ada. Apa iya aku membantu orang yang salah.

Dalam membuat blog ini, aku tidak dapat apa-apa, tidak aku komersialisasikan, tidak mencari follower, aku bahkan belum secara intensif mengafiliasikan bisnisku dengan blog ini, atau menggunakan materi blog ini (aku justru cari materi lain yang lebih dalam, karena bagiku blog ini merupakan kisah pengalaman personalku saja). Blog ini juga tidak bisa hanya didanai dengan pemasukan ads yang pernah aku coba. Selama 5 tahun ini aku harus mengeluarkan dana dari kantong sendiri setiap tahunnya untuk domain dan hosting.

Siapa saja, orang-orang yang bisa mendapatkan manfaat dengan belajar dari blog ini, bisa sukses dapat beasiswa, membangun bisnisnya terkait study abroad hingga ratusan ribu follower, jadi konten mengisi seminar berbayar, jadi influencer pendidikan. Aku senang banget materi-materiku bisa berguna, menjadi inspirasi, diolah sedemikian rupa jadi lebih menarik, bisa diakses banyak orang dalam bentuk turunan-turunan kreatif.

Tapi kalau sudah berhasil jadi awardee, jadi influencer, studi di kampus Inggris juga, tapi masih plagiasi dan kurang berempati. Itu aku benar-benar ‘I don’t know what to say or how to feel’.

Tujuan dari pendidikan adalah untuk membentuk invidividu menjadi lebih bijaksana.

Because I am not sure how I feel about those palgiarisms at this moment, I decided to delete most popular posts of mine that have brought this blog this far, until I know what to do about it.

2 thoughts on “Konten Terpopular Blog ini, Aku Hapus

  1. Hi ky ..
    Udah lama banget baca tulisan kamu bagi waktu dan belajar ielts.
    Bahkan nge follow kamu di ig.

    Aku rasain yg kamu rasain.
    Sabar yah..

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: